Sunday, October 17, 2021

Robot Seks Potensi Masa Depan Kelam Peradaban Manusia

Versi English dan Indonesia

Sex Robot Potential Dark Future of Human Civilization 
 
Have we ever imagined, someday the role of women will be replaced with very charming sex robots? 
 
Sex Robot
This robot can replace women with dozens of times more attractive and charming men, see Sex is a very sacred relationship. 
 
If one day this intimate relationship is replaced by a machine then what will happen? Humans will lose their identity as civilized and holy creatures. 
 
In fact, the effects of technological developments that are so wild have created millions of possibilities that are very unreasonable, including the crazy idea of ​​​​creating sex robots that are very captivating to male lust. 
 
Seeing this very possible possibility, in the end, a robot that satisfies human lust was created, especially a woman-type robot that is full of fantasy for Adam. Japan is the first country that may come up with the crazy idea of ​​creating a very spectacular sex robot.
 
  Even the average layman no longer distinguishes that the beautiful woman in front of him turns out to be a machine. 
 
Imagine the psychological effects. With the presence of this Japanese technology robot, it is certain that the world's population will decrease drastically, because many adams prefer robots as friends to sleep in their beds rather than choosing the original woman herself. 
 
According to data that was released from reliable sources, this robot has variants that are always being developed. 
 
This is very worrying for spiritual people who prioritize human authenticity as the nature of the best creatures on this earth. It is possible that the descendants of humans will be cut off or at least reduced because of the presence of these lust-satisfying robots. 
 
Many people out there are working on developing robots with artificial intelligence that can talk and have sex like humans. However, scientists consider it dangerous and can harm women. 
 
"Robot sex is currently the center of attention in the robot industry, all based on the perfect female model including their 'submissive' role in sexual relations. 
 
It is very disturbing," said Dr. Kathleen Richardson, robotic expert from De Mosntfort University, UK, Daily Mail (15/09). Furthermore, the development of sex robots will restore the ancient notion of women, who only serve as lust gratification. 
 
If this is allowed, Dr. Richardson says that humans will ultimately only see a relationship between a woman and a man as nothing more than a physical relationship or sex. What's worse, now many people are starting to experience a mental disorder called robophilia. 
 
Robophilia occurs when a person has a sexual attraction to a robot, overpowering a human. The phenomenon of sexual orientation disorder is believed to be easier to infect those who spend too long in cyberspace and live alone. 
 
The lack of contact with humans significantly contributes to the loss of appetite for intimate relationships. The indications began to appear in young Japanese. Along with the advancement of sex robot technology in the country, many young people claim to avoid serious love relationships and sexual relationships.
 
 In fact, half of adults in Japan admit to no longer having sex. "Robot technology increasingly looks more realistic and sophisticated, including being able to provide the experience of intercourse like a real human. 
 
This fact can influence many people to prefer 'making love' with robots rather than imperfect humans," said Dr. Helen Driscoll, a psychologist. Source: https://www.merdeka.com

 

Robot Seks Potensi Masa Depan Kelam Peradaban Manusia

Pernahkah kita membayangkan, suatu saat nanti peran wanita akan terganti dengan robot seks yang sangat menawan? Robot ini bisa mengganti wanita dengan puluhan kali lipat lebih menarik dan mempesona para kaum lelaki, simak



Seks merupakan hubungan yang sangat sacral. Jika suatu saat hubungan intim ini digantikan oleh mesin maka apa yang akan terjadi? Manusia bakal kehilangan jati dirinya sebagai mahluk yang beradab dan suci.

Pada kenyataannya, efek perkembangan teknologi yang begitu liar telah mencipatakn jutaan kemungkinan yang sangat tak masuk akal, termasuk ide gila penciptaan robot seks yang sangat menawan birahi lelaki.


Baca : Makna dibalik Ujian Kehidupan


Melihat kemungkinan yang sangat mungkin ini, maka pada akhirnya tercipta juga robot pemuas nafsu birahi manusia, khususnya robot berjenis wanita khusus kaum adam yang penmuh fantasi ini.

Jepang merupakan Negara pertama yang mungkin menemukan ide gila penciptaan robot seks yang sangat spektakuler. Bahkan rata-rata kaum awam tak lagi membedakanb bahwa wanita cantik yang ada dihadapnnya itu ternyata berwujud mesin. Bayangkan efek psikologisnya.




Tonton Video Robot Jepang : https://metro.co.uk/2015/06/16/10-sex-robots-you-can-actually-make-love-to-today-5249031/


Dengan hadirnya robot pemuas birahi teknologi Jepang ini maka sudah bisa dipastikan populasi dunia nantinya akan semakin menurun drastic, karena banyak kaum adam yang lebih memilih robot sebagai teman tidur di ranjang mereka dari pada memilih wanita asli itu sendiri.


Baca juga : Kolam Wahana Panjat Tebing


Menurut data yang sempat dirilis dari sumber terpercaya, robot ini memiliki varian yang selalu dikembangkan. Ini sangat mengkhawatirkan kaum spiritual yang mengutamakan keaslian manusia sebagai fitrah mahluk terbaik di muka bumi ini. Bisa-bisa keturunan dari manusia akan terputus atau setidaknya berkurang karena kehadiran robot-robot pemuas nafsu ini.   

Banyak orang di luar sana yang berupaya mengembangkan robot dengan kecerdasan buatan yang bisa berbicara dan berhubungan intim layaknya manusia. Namun, ilmuwan menganggap hal itu berbahaya dan bisa merugikan wanita.


Baca juga : Ebook Cara Meningkatkan Memori Super


"Robot sex saat ini menjadi pusat perhatian di industri robot, semuanya berdasarkan model wanita yang sempurna termasuk peran 'penurut' mereka dalam hubungan seksual. Hal itu sangat mengganggu," ujar Dr. Kathleen Richardson, ahli robot dari Universitas De Mosntfort, Inggris, Daily Mail (15/09).

Lebih lanjut, pengembangan robot seks akan mengembalikan anggapan kuno tentang wanita, yang hanya bertugas sebagai pemuas nafsu. Apabila hal itu dibiarkan, Dr. Richardson mengatakan jika manusia akhirnya hanya akan melihat sebuah hubungan antara wanita dan pria tidak lebih dari hubungan fisik atau seks.


Baca juga: Seni Berpikir Kreatif di Masa Sulit


Yang lebih parah, kini banyak orang mulai mengalami gangguan mental yang disebut robophilia. Robophilia terjadi saat seseorang mempunyai ketertarikan seksual pada robot, mengalahkan manusia.

Fenomena gangguan orientasi seksual itu diyakini lebih mudah menjangkiti mereka yang terlalu lama menghabiskan waktu di dunia maya dan hidup menyendiri. Rendahnya kontak dengan manusia secara nyata ikut berkontribusi terhadap hilangnya nafsu untuk menjalin hubungan intim.

Indikasi itu mulai terlihat di anak muda Jepang. Beriringan dengan semakin majunya teknologi robot seks di negara tersebut, banyak pemuda yang mengaku menghindari hubungan percintaan serius dan hubungan seksual. Bahkan, setengah dari orang dewasa di Jepang mengaku tidak lagi melakukan hubungan seksual.


Baca juga : Albert Einstein Masuk Islam Terpesona Al Quran


"Teknologi robot semakin terlihat lebih realistis dan canggih, termasuk mampu memberikan pengalaman hubungan badan layaknya dengan manusia asli. Fakta ini bisa mempengaruhi banyak orang untuk lebih memilih 'bercinta' dengan robot ketimbang manusia yang tidak sempurna," ujar Dr. Helen Driscoll, seorang psikolog.

Sumber : https://www.merdeka.com

 

No comments:

Post a Comment